Konsep Bela Negara Sudah Tercantum Dalam Konstitusi

Editor : Lucky

MAKASSAR – Kegiatan bela negara yang dicanangkan pemerintah kota Makassar dilakukan di Markas Kodam VII/Wirabuana, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Minggu (24/7/2016). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 5.600 siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)  dan sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMK se-kota Makassar.

Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VII/Wirabuana, Letkol Inf Alamsyah, mengatakan bahwa konsep bela negara sudah tercantum di dalam konstitusi. Bela negara itu, kata Alamsyah, tidak cuma sebagai wujud pengabdian dan kerelaan untuk berkorban demi bangsa dan negara.

“Ini telah tercantum di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2002 Pasal 9 ayat 1. Di situ tertulis: ‘Upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya kepada negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara’,” kata Alamsyah.

“Bela negara itu dilakukan oleh warga negara yang merupakan hak dan kewajiban membela dan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman,” ucapnya.

Alamsyah menuturkan, pembelaan dilakukan dengan keikutsertaan setiap siswa tentang konsep mencintai negara. Mencintai negara adalah sebuah kewajiban.

“Jadi, bisa kita simpulkan kalau pengertian bela negara adalah usaha pertahanan negara yang harus didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dan keyakinan pada kekuatan diri sendiri,” tutur Alamsyah.

Alamsyah juga menampik bahwa konsep bela negara yang diajarkan oleh militer akan berdampak pada sikap militerisme.(*/fan)

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu