Sirkuit RSM Puncak Mario Sidrap Mirip Sirkuit Losail di Qatar

Editor : Lucky
Penampakan dari udara Sirkuit RMS di Puncak Mario

SIDRAP – Pihak Sidrap Racing Management telah melakukan renovasi Sirkuit RMS Puncak Mario, Sirap, sejak Mei hingga Juli ini. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan seri ke-II Kejurnas Nasdem Sidraprix berjalan lancar.

Karena renovasi itupula, pelaksanaan dilaksanakan Kejurnas Nasdem Sidraprix diundur dari sebelumnya 10-11 Juni menjadi 29-30 Juli 2016. Kini pembenahan arena balap termegah di Indonesia timur ini telah rampung.

Menurut wakil ketua panitia Nasdem Kejurnas Sidraprix seri ke II, Jaya Bachtiar, perbenahan sirkuit tersebut dilakukan agar lebih memberi kenyamanan dan rasa aman kepada pembalap dalam memacu kendaraannya.  Sirkuit RMS Puncak Mario telah dilakukan perbaikan secara total, baik dari penataan cahaya lampu, pengaspalan sirkuit, sampai area paddock.

“Kondisi sirkuit kini lebih baik, sudah dilakukan penataan dengan bagus. Jadi, pada seri kedua nanti,  para pembalap akan lebih nyaman mengaspal di sirkuit kebanggaan masyarakat Sidrap, ini,” ungkap Jaya.

Sirkuit RMS Puncak Mario memiliki luas 7 hektare yang posisinya berada pegunungan. Sehingga telihat seperti sirkuit Losail, Qatar, yang biasanya menggelar balapan MotoGP.

Sirkuit RMS Puncak Mario ini mempunyai panjang lintasan totalnya 1.400 kilometer dengan lebar 8 meter dan memiliki sebanyak 700 titik lampu penerang. Sehingga, balapan di sirkuit aman, meski dilakukan pada malam hari.

Pada putaran I lalu, Kejurnas Sidrap Prix FDR Night Race 2016 ini diikuti pebalap seeded (unggulan) seluruh Indonesia. Sebut saja Ahwin Sanjaya dan Richard Taroreh dari Papua Barat (Sidrap Honda KYT Nissin IRC Trijaya), Syahrul Amin dari Papua Barat (Krisnamotorsport), Andi Farhat dan Anis KS (Astra Motor Sulsel Racing Team), Herman Bass (Sidrap Honda Kalaolao Bank Sulselbar KYT Kawahara AHRS FDR), Anggi Setiawan dan Janoer Deden (Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya Sidrap Mbkw2 KYT FDR SND), Lucky Kaddi (Sidrap Honda Lucky Motor Bank Sulselbar KYT Kawahara FDR RMS Racing Team, dan lainnya.

Selain pebalap nasional, Pebalap perwakilan dari 19 Pengprov IMI se-Indonesia ikut beraksi sebagai ajang pemanasan atau uji coba PON Jawa Barat 2016. Pebalap yang hadir berasal dari Pengprov IMI Sulut, Sulbar, Sulteng, Sulsel, Malut, Jatim, Maluku, dan Maluku Utara.(*)