Hukuman Ditambah Dua Tahun, IAS Ajukan Kasasi

Editor : Oghie

JAKARTA– Kasus dugaan korupsi kerjasama PDAM Makassar dengan PT Traya Tirta Makassar tahun 2007-2013, yang menjerat mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin kembali bergulir. Selasa (26/7)  Ilham Arief Sirajuddin secara resmi melalui kuasa hukumnya, mengajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung terkait putusan banding hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, yang menambah masa hukuman selama 2 tahun penjara.

Tak hanya hukuman yang bertambah, hakim Pengadilan Tingggi juga membebankan uang pengganti kerugian sebesar Rp 4 miliar lebih. Di mana sebelumnya IAS (Ilham Arief Sirajuddin) hanya dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp150 juta pada sidang pengadilan tingkat pertama.

 Bertambahnya masa hukuman yang dijatuhkan hakim PT terhadap IAS, dinilai tim kuasa hukumnya, sangatlah tidak relevan dan tidak obyektif sebab putusan tersebut hanya menguatkan putusan hakim pengadilan tingkat pertama. Harusnya bila hakim PT hanya menguatkan putusan, mestinya putusannya juga harus sama dengan putusan hakim pengadilan tingkat pertama, bukan malah menambah masa hukuman serta uang pengganti terhadap terdakwa.

“Dalam putusan hakim PT, tidak ada pertimbangan serta alasan obyektif sehingga hukuman yang dibebankan terhadap klien kami ditambah,” kuasa Hukum IAS, Robinson. (*/)