Ini PR Untuk Kabinet Yang Baru

Editor : Ahmad Raffasya
Pengambilan Sumpah Menteri Baru Kabinet Kerja JKW-JK
Pengambilan Sumpah Menteri Baru Kabinet Kerja JKW-JK

JAKARTA– Presiden Joko Widodo, Rabu (27/7) siang tadi mengumumkan perombakan pada sejumlah menteri ekonomi Kabinet Kerja.

Sejumlah pihak memandang,  reshuffle dalam tim ekonomi ini terkait dengan performa perekonomian Indonesia selama ini.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa A Maftuchan memandang, keputusan Presiden untuk melakukan reshuffle tentu sangat terkait dengan kinerja bidang ekonomi.

Ia berpendapat, Presiden mengambil langkah untuk perbaikan kinerja ekonomi.

Di tengah situasi perekonomian dunia yang dinilai dalam kondisi kacau, pada dasarnya Indonesia masih stabil meskipun dalam tren perlambatan.

Oleh karena itu, ekonomi Indonesia dipandang perlu dorongan lebih kuat.

“Butuh akselerasi karena potensi kita untuk menjadi emerging country sangat besar. Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal,” kata Maftuchan.

Selaian itu, Maftuchan menambahkan ada beberapa pekerjaan rumah yang mendasar yang harus dilakukan oleh tim ekonomi Jokowi yang baru.

Pekerjaan rumah ini menyangkut kinerja fiskal Indonesia. Tim ekonomi yang baru ini harus segera mengatasi defisit fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016.

Ini termasuk pula defisit fiskal dalam Rancangan APBN 2017.

“(Memperbaiki) kebijakan fiskal baik target penerimaan, tax amnesty, dan reformasi pajak atau PNBP. (Mereka harus) mengontrol utang dalam dan luar negeri,” jelas Maftuchan.

Pekerjaan rumah lainnya yang tidak kalah penting adalah menggerakkan sektor riil. Para menteri ekonomi yang baru ini pun harus menjaga arus modal, baik yang masuk maupun keluar. (*/)