Berniat Nonton Jumbara di Pangkep, Warga Bulukumba Tewas Ditabrak Bus BTR

Editor : Lucky
Jenazah Suaebah di RS Ibnu Sina, Sabtu (30/7/2016) lalu.
Jenazah Suaebah di RS Ibnu Sina, Sabtu (30/7/2016) lalu.

MAKASSAR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan AP Pettarani, di bawah jembatan penyebrangan depan Ramayana, Sabtu (30/7/2016), siang merenggut nyawa. Sebuah bus Mamminasata (BRT) Koridor 3 dengan nomor polisi DD 7614 AC menabrak motor matic yang menyebabkan perempuan yang dibonceng, Suaebah (45), meninggal dunia.

Suaebah yang merupakan warga Dusun Bonto Baju, Desa Balangtaroang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, dibonceng putrinya, Qonita (21), dengan tujuan ingin ke Pangkep untuk menikmati penutupan Jumbara Nasional VIII. Namun, saat di Jalan Pettarani, bus menabrak motor yang dikendarai mahasiswi di Makassar tersebut sehingga Suaebah terjatuh dan sempat terlindas ban bus.

Suaebah dilarikan ke RS Ibnu Sina namun nyawanya tidak tertolong. Sementara Qonita mengalami luka ringan dan shock berat atas kejadian ini, apalagi ibunya meninggal di hadapannya. Jenazah Suaebah kini berada di Kamar Jenazah Rumah Sakit Ibnu Sina, Jalan Urip Sumiharjo, Makassar.

“Rencananya, mau ka ke Pangkep pergi nonton Jumbawa sama ibu. Tiba-tiba ditabrak ka dari belakang. Kenapa bukan saya yang ganti ibu, kasian,” ucap Qonita dengan terseduh-seduh di samping jenazah ibunya.

Info yang didapat online24jam di lapangan, seorang penumpang bus yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa bus melindas korban. Kasus ini sedang ditangani pihak Lakalantas Polsek Panakukang. Bus dan motor yang terlibat kecelakaan diamankan pihak kepolisian di Jalan Toddopuli Raya Utara.(*/ars)