Tidak Punya Biaya, Pemakaman Sinar Tertunda

Editor : Lucky
Anti masih menjalani perawatan di RS Labuang Baji, Makassar
Anti masih menjalani perawatan di RS Labuang Baji, Makassar

ONLINE24, MAKASSAR – Anti dan putrinya yang baru berusia 2 tahun, Sinar, bersama-sama jatuh ke dalam wajan berisikan minyak panas di rumahnya, Jalan Mongisidi Baru, Makassar, kemarin malam. Setelah dirawat di ICU RS Labung Baji, Sinar menghembuskan nafas tadi subuh, Selasa (2/8/2016).

Jenazah Sinar sudah dibawa ke kampung halaman di Sidenre, Jeneponto. Rencana dikebumikan pada pukul 10.00 tadi. Tapi, hingga sekarang belum juga dilakukan.  Menurut Subaedah, nenek Sinar, cucunya belum dikuburkan karena perlengkapannya belum siap. Pasalnya, tidak ada dana yang dimiliki keluarga.

“Pergi mami ki pinjam uang sama tetangga itu bapaknya di sana (Jeneponto) kodong supaya bisa kubur ki anaknya. Ka tidak ada sekali mi uangnya itu,” ucap Subaedah.

Pihak keluarga sangat menantikan uluran tangan donatur yang ingin meringankan beban keluarga Sinar.

Sementara Anti masih dirawat di ruang perawatan Baji Kamase Kelas III, kamar 111, RSUD Labuang Baji. Ia juga mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya.

“Saat ini kita belum bisa utarakan perkembangan kesehatannya karena masih dalam proses penyembuhan. Biasanya, tiga hari setelah penanggulangan baru bisa diliat perubahannya,” kata Verawati, perawat di RS Labuang Baji,

“Untuk sementara, Anti hanya diberi injeksi agar sakitnya berkurang. Serta salep untuk percepat lukanya kering,” tambah Vera.(mfa)