Karena Tulisan di Sosmed, Haris Azhar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Editor : Lucky
Irjen Pol Boy Rafli Amar

Online24, Jakarta – Kordinator Komisi untuk Orang Hilang Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Hal tersebut terkait tulisan yang ia posting di jejaring sosialnya, Facebook.

Melalui tulisannya yang menurutnya berdasarkan penuturan Freddy Budiman menyebutkan bahwa pihak kepolisian menerima uang sebesar Rp 90 miliar dari terpidana mati narkoba tersebut.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, membenarkan penetapan tersangka kepada Haris Azhar. “Iya, sudah dibuatkan laporannya tadi siang,” katanya melalui WhatsApp, Selasa (2/7/2016).

Untuk memastikan akurasi informasi tersebut, online24 meminta konfirmasi kepada Kepala Divisi Pembela Hak Sipil Politik Kontras, Putri Kanesia, Rabu (3/7/2016) dini hari. Ia pun membenarkan penetapan tersangka tersebut.

“Benar demikian. Semua orang di kantor juga mengetahuinya,” ungkapnya melalui pesan singkat.

Sebelumnya, Haris menulis status di akun media sosialnya yang berkenaan dengan pengakuan Freddy Budiman, terkait tudingan bahwa ada keterlibatan Polri dan BNN dalam peredaran narkoba di Indonesia.(amn)