300 Pasangan Ikuti Program Nikah Massal Pemkot Makassar

Editor : Fahmi
Nikah Massal di SMKN 5 Makassar (foto: Zhoelfikar)
Nikah Massal di SMKN 5 Makassar (foto: Zhoelfikar)

Online24-Makassar, Sebanyak 300 pasangan hari ini meresmikan hubungannya sebagai suami-istri, dengan mengikuti Program Nikah Massal yang digelar Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DukCapil) Makassar, di Aula SMK Negeri 5 Makassar, jalan Sunu, Makassar (3/8/2016).

Dalam Kegiatan Nikah Massal yang dibuka oleh Walikota Makassar Ramdhan Pomanto, 300 pasangan yang sebelumnya sudah menikah namun belum mengantongi dokumen Buku Nikah, diharuskan menjalani Sidang Isbat yang dipimpin oleh Hakim Agama, untuk mengesahkan hubungan perkawinan mereka.

“Kegiatan ini bertujuan memperbaiki sistem administrasi negara, Camat dan Lurah harus mengontrol warganya, jangan sampai akibatnya laju urbanisasi ke kota Makassar menyebabkan sistem administrasi kota ini bermasalah,” ujar Walikota yang akrab disapa Danny ini.

Salah satu pasangan yang mengikuti Nikah Massal, Muddin (62) dan Ramisa (47), merasa bahagia setelah dinyatakan sebagai pasangan resmi. Padahal, Muddin dan Ramisa ini sudah menikah secara agama pada tahun 5 Oktober 1994 lalu.

“Setelah menikah 22 tahun lalu dan memiliki anak yang sudah duduk di kelas I SMP, akhirnya baru dinyatakan resmi oleh negara,” pungkas Mudding.

Danny menambahkan, pernikahan “diam-diam” yang tidak dilengkapi dokumen legal akan berdampak pada tidak terpenuhinya hak-hak anak hasil perkawinan orang tua tanpa surat resmi dari Kantor Urusan Agama dan Kantor Catatan Sipil.

Selain nikah massal, Dinas Dukcapil juga menggelar penerbitan Akta Lahir gratis bagi warga kurang mampu. Proses pengurusan Akta Lahir ini rampung dalam sehari.

(ARS)