SYL Disarankan Hijrah ke Partai Nasdem

Editor : Fahmi
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. (foto: ist)
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. (foto: ist)

Online24, Makassar – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang terkesan “disingkirkan” dari Partai Golkar mendapat perhatian dari sejumlah pihak tak terkecuali dari kalangan akademisi.

Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Hasanuddin (Unhas) Dr. Iqbal Sultan memberi saran kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo untuk hijrah ke Partai Nasdem dan menerima tawaran partai Surya Paloh tersebut sebagai pengurus inti, ketimbang bertahan di Partai Golkar, apalagi partai berlambang pohon beringin itu tampak tidak lagi mereken mantan Bupati Gowa dua periode tersebut.

“SYL terima saja tawaran Nasdem. Karena memang lebih baik dibanding Partai Golkar yang terkesan tidak lagi memperhitungkan Syahrul,” ujarnya, Kamis (11/8/2016).

Menurutnya, Partai Nasdem adalah partai yang sangat dekat dengan penguasa saat ini. Dengan demikian, kesempatan Syahrul untuk direkomendasikan naik kelas jadi menteri lebih kuat.

“Secara politik, Golkar tak mungkin lagi mau mengusung Syahrul jadi menteri. Maka itulah kesempatan untuk terima pinangan NasDem,” tegasnya.

Walaupun sudah ada statemen Syahrul tidak akan tinggalkan Partai Golkar, namun hal itu dinilai masih sangat dinamis. “Bisa terjadi, meski SYL bilang tidak akan pindah. Dalam politik, apapun bisa saja terjadi,” pungkasnya.

Iqbal kembali menambahkan kekecewaannya terhadap pengurus Golkar di pusat yang sesama asal Sulsel yang tampak condong ingin menyingkirkan Syahrul. Padahal, menurutnya, potensi dan kapasitas SYL jauh lebih besar dibanding kader lain di Golkar, termasuk Golkar pusat. (*)