7 Pelaku Telah Diamankan Sejak Bentrokan Polisi dan Satpol PP

Editor : Lucky
Irjen Pol Anton Charliyan (foto: Adam Said /localhost)
Irjen Pol Anton Charliyan (foto: Adam Said /localhost)

Online24, Makassar – Sudah hampir sepekan polemik polisi vs Satpol PP bergulir. Tim investigasi masih menyelidiki kasus ini.

Hingga saat ini, polisi sudah menahan tujuh orang, masing-masing dua anggota Satpol PP dan lima dari anggota kepolisian. Mereka harus bertanggung jawab setelah melukis sejarah kelam di Kota Makassar pekan lalu.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan, mengatakan bahwa kasus ini telah ditangani oleh 3 tim. Yang pertama menangani tentang “api pemantik” masalah polisi vs Satpol PP di Pantai Losari. Sementara dua tim lainnya yakni tim Polri dan Propam yang menangani kasus penyerangan Balaikota Makassar.

Propam merupakan salah satu wadah organisasi Polri berbentuk divisi yang bertanggung-jawab kepada masalah pembinaan profesi dan pengamanan di lingkungan internal organisasi Polri. Prompan ikut turun langsung menangani kasus ini karena dianggap terdapat pelanggaran yang dilakukan oknum-oknum kepolisian.

Buktinya, telah ditetapkan 5 anggota polisi sebagai tersangka pengerusakan Balaikota Makassar masing-masing LB, HI, DR, MA, dan AC. Menurut Humas Polda Sulsel, Bahrung Mangerangi, mereka semua adalah personil samapta dan berpangkat brigadir 2.

“Mereka semua satu angkatan,” ucap Barung.

“Satu orang pelaku pengeroyokan pada anggota kami di Pantai Losari juga sudah diamankan di Mapolda. Sebenarnya, kita bisa tahan semua, karena menurut saksi hampir semua memukul, tapi karena kita berusaha menekan gejolak publik, jadi kita tahan pelaku pemukulan awalnya saja,” ucap Anton.

(MFA)