Setelah Pukul Guru Sendiri, AL Trauma dan Sakit

Editor : Lucky

Online24, Makassar – Tiga hari setelah pemukulan guru SMKN 2 Makassr, Dasrul, kasusnya dilimpahkan ke Polrestabes Makassar. Pelaku Adnan Ahmah dan putranya, AL, dipindahkan ke tahanan Mapolrestabes. Sebelumnya, kasus ini ditangani Polsek Tamalate.

Di ruang tahanan penitipan Satreskrim Polrestabes, AL dan ayahnya harus berbagi kehangatan di tempat kecil berukuran 2X6 meter. Sejak terlibat kasus pemukulan gurunya sendiri dan harus berhadapan dengan hukum, AL mulai trauma dan kesehatannya menurun.

Hal itu diungkapkan Andi Muhammad Iqbal, petugas sedang piket di Satreskrim Polrestabes Makassar. Menurutnya, AL terlihat lemas.

“Saya melihatnya seperti tidak memiliki semangat hidup. Mungkin itu faktor traumanya, karena memang remaja dianggap masih labil fisiknya kalau dapat masalah besar,” ucap Iqbal, Sabtu (13/8/2016).

Rencananya, siang ini, AL akan dibawa ke ruangan klinik kesehatan Polrestabes untuk diperiksa kesehatannya dan diberikan perawatan.

AL merupakan murid Dasrul di siswa SMKN 2 Makassar. Rabu (10/8/2016) lalu, ia bersama ayahnya Adnan harus berurusan dengan pihak polisi karena memukul Dasrul. AL menepoln Adnan setelah Dasrul menamparnya karena melontarkan kata-kata tidak pantas kepada gurunya setelah dihukum akibat tidak membawa tugas dan peralatan gambar.

Adnan pun datang ke SMKN 2 Makassar dan langsung memukul Dasrul. Akibatnya, hidung Dasrul berdarah dan dari hasil visum ada tulang hidungnya yang patah. Saat ini, Dasrul menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

(MFA)