Guru Yang Dipukul Muridnya Sendiri Masih Terbaring Lemas di RS Bhayangkara

Editor : Lucky
Aziz Pangerang memperlihatkan hasil rongent Dasrul di RS Bhayangkara, Sabtu (13/8/2016) (foto: Fatwa)
Aziz Pangerang memperlihatkan hasil rongent Dasrul di RS Bhayangkara, Sabtu (13/8/2016) (foto: Fatwa)

Online24, Makassar – Dasrul, guru mata Pelajaran Bangunan di SMK Negeri 2 Makassar, masih terbaring lemas di RS Bhayangkara, Jalan Mappaoddang, Makassar, Sabtu (13/8/2016). Kondisinya belum stabil pasca pemukulan yang dilakukan Adnan Ahmad, orang tua dari AL yang merupakan muridnya di SMKN 2 Makassar,

Akibat pemukulan itu, tulang hidung Dasrul patah. “Pak Dasrul masih dalam kondisi pemulihan. Dia kadang mengalami pusing ketika berusaha duduk dan pengelihatannya menjadi rabun,” ucap Aziz Pangerang selaku kuasa hukum Dasrul.

“Kita masih menunggu pemeriksaan dokter selanjutnya mengenai kemungkinan terjadinya gangguan syaraf terhadap Pak Dasrul,” tambah Aziz.

Dasrul menjadi korban pemukukan Adnan, Rabu (10/8/2016) lalu. Adnan emosi setelah mendengar laporan anaknya AL bahwa ia ditampar sang guru.

Adnan pun mendatangi sekolah anaknya di Jalan Pancasila dan langsung memukul wajah Dasrul. Darah segar langsung mengujur dari hidung Dasrul usai mendapat bogem mentah. Ia pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Tamalate.

Sejak semalam, kasus pemukulan guru ini dilimpahkan ke Polrestabes Makassar setelah sebelumnya ditangani Polsek Tamalate. Adnan dan AL pun dipindahkan ke tahanan Mapolrestabes.

(MFA)