OJK Himbau Penyediaan Jasa Keuangan Transparan Tentang Produknya

Editor : Lucky
Kegiatan OJK Sulsel di Hotel Novotel (fot: Ubay)
Kegiatan OJK Sulsel di Hotel Novotel (fot: Ubay)

Online24, Makassar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan menggelar edukasi keuangan dan Pelayanan Pengaduan oleh pelaku usaha jasa keuangan dalam implementasi peraturan perlindungan konsumen di Hotel Novoter Makassar, Selasa (16/8/2016). Acara ini dihadiri oleh sekitar 207 peserta yang terdiri dari pewakilan bank, pembiayaan, asuransi, koperasi, dan akademisi.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang hak dan kewajiban sebagai konsumen. Menurut survey OJK pada tahun 2013, tingkat literasi keuangan di Indonesia sekitar 21,84 persen sedangan di Sulawesi Selatan sendiri sebesar 7,50 persen.

“Angka ini menunjukkan masih kecilnya tingkat literasi keuangan masyarakat meskipun sudah banyak yang menggunakan produk dan jasa keuangan,” ujar Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Agus Sugiarto.

Karena minimnya tingkat literasi masyarakat, masih banyak konsumen yang mengeluhkan susahnya untuk klaim dana asuransi. “Di daerah banyak yang komplain, klaimnya susah, jualnya gampang,” imbuhnya.

Untuk itu, Agus menghimbau kepada penyedia produk dan/jasa keuangan untuk transparan kepada konsumen tentang produk/jasa yang dijualnya. Selain transparasi, menurutnya, ada prisnsip-yang harus dipegang oleh penyedia produk dan/jasa keuangan. Diantaranya, independen, adil, handal, dan penanganan dan pengaduan yang efektif.

(MNU)