Dapat Remisi Kemerdekaan, 150 Narapidana Sulsel Langsung Bebas

Editor : Lucky
Syahrul Yasin Limpo menyalami narapidana  yang dapat remisi (foto: Zhoelfikar)
Syahrul Yasin Limpo menyalami narapidana yang dapat remisi (foto: Zhoelfikar)

Online24, Makassar – Di momen perayaan HUT Kemerdekaan RI, sebanyak 3.344 narapidana dan tahanan di Sulawesi Selatan mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman. Ini diberikan adalah remisi umum Tahun 2016 dan remisi terkait PP Nomor 28 Tahun 2006 dan PP Nomor 99 tahun 2009.

Remisi diberikan dengan keputusan Menteri Hukum dan HAM Sulawesi Selatan atas nama Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Remisi tersebut tersebar di 9 Lembaga permasyarakatan, 15 Rumah tahanan negara dan 1 Permasyarakatan Militer Makassar. Dari total napi yang mendapat remisi, 150 diantaranya langsung bebas hari ini setelah mendapat remisi.

“Jumlah keseluruhan narapida dan tahanan di Sulsel adalah 7.830 orang. Itu terdiri dari narapidana wanita 248 orang, narapidana pria 4.128, tahanan pria 3.219, dan tahanan wanita 235 orang,” kata Kepala Wilayah (kanwil) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhukham) Sulawesi Selatan, Sahabuddin Kilkoda, saat acara pemberian remisi di aula Lapas Klas 1A Makassar, Rabu (17/8/2016).

Remisi yang diberikan bervariasi. Narapidana yang mendapat remisi 6 bulan sebanyak 47 orang, remisi 5 bulan sebanyak 212 orang, remisi 4 bulan sebanyak 225 orang, remisi 3 bulan sebanyak 663 orang, remisi 2 bulan sebanyak 776 orang, dan remisi 1 bulan sebanyak 1.301 orang.

‘Ada 237 barapidana dengan kasus tindakan tertentu (tindak pidana korupsi, narkotika, dan tindak pidana lainnya di atas lima tahun) masih menuggu keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia,” tambah Sahhabudin.

Acara pemberian remisi ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, dan Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang. Syahrul memberikan ucapan selamat kepada narapidana yang mendapat remisi khusus dan langsung bebas hari ini.

“Semoga menjadi insan yang taat hukum dan taat kepada Tuhan,” pesan Syahrul kepada narapidana yang langsung bebas hari ini.

(MNU)