34 Negara Akan Menampung 1.446 Kontainer Komoditi dari Sulsel

Editor : Lucky
Syahrul YL (kanan)  memperhatikan isi kontainer yang akan diekspor ke luar negeri, Sabtu (27/82016)/Foto: Adam Said
Syahrul YL (kanan) memperhatikan isi kontainer yang akan diekspor ke luar negeri, Sabtu (27/82016)/Foto: Adam Said

Online24, Makassar – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan soft launching ekspor 31 komoditi ke 34 negara tujuan melalui program “Merdeka Ekspor” di Terminal Peti Kemas (TPK) Makassar, Sabtu (27/8/2016).

Pelepasan pengiriman ditandai dengan pemasangan segel oleh SYL diddampingi pejabat lainnya yang secara simbolis dipasang di dua kontainer. Termasuk mengunci kontrainer yang dilakukan Syahrul dan juga Ketua NasDem, Surya Paloh.

Turut mendampingi Syahrul dan Surya Paloh ada Walikota Makassar Danny Pomanto, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Dody Edward, yang mewakili Menteri Perdagangan, dan Dirut PT Pelindo Doso Agung.

Kontainer tersebut berisi plywood tujuan Jepang dan kontainer lainnya berisi rumput laut tujuan China.

Adapun jenis komoditi ekspornya yaitu biji kopi, bunga Chrysant, cocoa beans, cocoa liquor, cocoa cocoa butter, cocoa mass, cocoa powder, Gandum, Kayu olahan, damar, karet, getah pinus, ikan hidup, okan tuna, kepiting hidup, kepiting beku, mede kupas, ampas kulit mede, minyak mede, cangkang mede, kulit ari mede, rumput laut, telur ikan terbang, udang, marmer, nikel mate, plywood, semen, tepung terigu, teripang, dan kancing kerang.

Sedangkan negara tujuan ekspornya yakni Amerika Serikat, Albania, Australia, Argentina, Bahrain, Belanda, China, Chile, Uni Emirate Arab, Mesir, India, Inggris, Italia, Hongkong, Jepang, Jerman, Lithuania, Malta, Mauritius, Kuwait, Korea Selatan, Malasyia, Maroko, Meksico, Poertorico, Perancis, Qatar, Rusia, Saudi Arabia, Singapura, Spanyol, Timur Leste, Tunisia, dan Vietnam.

Total volume komoditi yang dikirim ini sebanyak 24.972 ton yang dikemas dalam 1.446 kontainer.

Masih dalam moment HUT Kemerdekaan RI ke 71, PT Pelindo akan memberikan insentif antara 15 persen hingga 50 persen bagi stakeholder yang melakukan ekspor tepat pada hari ini, Sabtu (27/8/2016).

Sebelumnya, Pelindo IV sudah melakukan pengepakan barang langsung ke luar negeri atau direct call dari Pelabuhan Makassar sejak 5 Desember 2015, bekerjasama dengan perusahaan pelayaran asal Hongkong, SITC Countainer Lines Co.

Hingga kini, aktivitas pengiriman barang langsung ke luar negeri tersebut terus mengalami peningkatan. Awalnya hanya 48 kontainer per minggu, kini meningkat jadi 350 kontainer per minggu dan 60 persen didominasi oleh komoditas rumput laut.

Ekspor yang dilakukan melalui Pelabuhan Makassar merupakan ekspor langsung ke negara tujuan. Di antaranya Makassar-Tokyo dan Makassar-Hongkong.

“Daerah Sulsel besar potensi sumber daya alamnya. Rumput lut misalnya, hanya dengan menggunakan tali, botol bekas, dan tebar bibitnya sudah bisa menghasilkan milyaran bahkan triliunan rupiah,” kata Syahrul. “Jadi sayang kalau kita hanya menjadi gudang atau hanya menampung hasil industri dari negara lain.”

Syahrul menambahkan, momen “Merdeka Ekspor’ ini merupakan terobosan terbesar yang selama ini dilakukan Pemprov Sulsel sejak 71 tahun Indonesia merdeka. Diharapkan, momen ini bisa mengulang kejayaan Pelabuhan Makassar di masa lalu, dengan ekspor langsung dari Makassar.

(MNU)