Harga Lods Pasar Sentral Lebih Mahal dari Apartemen Mewah di Jakarta

Editor : Lucky
Juru Bicara wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah (kanan), memberika keterangan soal harga kios Pasar Sentral/ Foto: Adam Said
Juru Bicara wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah (kanan), memberika keterangan soal harga kios Pasar Sentral/ Foto: Adam Said

Online24, Makassar – Gabungan Asosiasi Pedagang Pasar Sentral (APPS) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Unhas menggelar konferensi pers di Kafe di Country Coffee Resto. Acara ini juga dihadiri Juru Bicara Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Husain Abdulah.

Pada kesempatan itu, pedagang mengeluhkan harga lods di Pasar Sentral yang ditawarkan pihak pengembang PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) sebesar Rp 90 juta/meter sampai Rp 150 juta. Pedagang pun mengusulkan agar harga lods di Pasar Sentral sebesar Rp 28 juta/meter.

“Dengan harga tersebut (Rp 28 juta/meter), pengembang PT MTIR sudah mendapatkan banyak keuntungan. Bahkan, mendapatkan keuntungan 100 persen,” kata Ketua LBH Unhas, Mohammad Hasrul.

Ia mengungkapkan, perhitungan itu sudah dikalkulasi oleh tim teknis dari Fakultas Teknik Unhas yaitu Dr Eng M Ikhsan. Bahkan, kata Hasrul, harga yang ditawarkan pengembang tersebut lebih mahal dari apartemen mewah di Jakarta.

“Apartemen di Jakarta saja yang berada di kawasan elit harganya cuma Rp 45 juta/meter. Jadi kalau pengembang menawarkan harga Rp 90 juta/meter itu tidak masuk akal,” imbuh Hasrul.

Hasrul sangat berharap agar Walikota Makassar dalam hal ini mampu menfasilitasi pedagang pasar agar bisa menempati lods sebelum akhir tahun ini. “Ada pesan dari Pak JK, bahwa kalau sampai akhir tahun ini (2016) permasalah Pasar Sentral belum selesai, maka PT MITR harus mengembalikan aset kepada Pemda,” tutup Hasrul.

(MNU)

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu