Pemkot Makassar Minta Warga Barayya Pertahankan Lahannya

Editor : Fahmi

Pihak Pemerintah Kota Makassar yang diwakili Kabag Hukum Manai Sophian, meminta warga Kelurahan Barayya di jalan Kandea ikut mendukung Pemkot Makassar atas gugatan lahan seluas 5289 m2 yang kini telah dijadikan jalan umum, yang dilakukan oleh pengusaha Tionghoa bernama Tombingsiang.

“Yang digugat sebenarnya Walikota Makassar, saya harapkan pada warga untuk tetap mempertahankan jalannya, khususnya sepanjang jalan Kandea,” ujar Manai di depan perwakilan warga di kantor Koramil Bontoala.

Dalam aksi ini mendapat pengawalan dari anggota Polsek Bontoala, anggota Koramil Bontoala. Dalam pertemuan warga di kantor Koramil Bontoala, turut hadir Camat Bontoala Syamsul Bahri, Lurah Barayya Burhan, Danramil Bontoala Mayor Inf Masarum Djatilaksono, serta Kapolsek Bontoala  Kompol Basri Jafar.

Warga Barayya yang berjumlah puluhan orang membawa spanduk berisi penolakan atas rencana eksekusi lahan yang mereka tinggali sejak puluhan tahun silam. Mereka membawa spanduk bertuliskan Mafia Tanah terlibat dalam kasus sengketa lahan di Kandea. Mereka juga membawa bungkusan kain putih menyerupai mayat sebagai simbol matinya keadilan bagi warga miskin yang tinggal di Kandea.

(Fat)