Diancam PGRI Sulsel, Guru Dasrul Cabut Maaf ke Siswa

Editor : Fahmi
Guru Dasrul saat memaafkan siswa yang memukulnya.
Guru Dasrul saat memaafkan siswa yang memukulnya.

Online24, Makassar – Sidang perdana pemukulan guru Dasrul yang menghasilkan putusan diversi Selasa lalu (6/9/2016), dimana siswa yang memukulnya terpaksa kembali dicabut guru Dasrul dengan terpaksa hari ini, Kamis (8/9/2016).

“Adalah Ketua PGRI Sulsel, Prof Wasir Thalib yang mengatasnamakan PGRI Sulsel datang dan menekan serta mengancam Pak Dasrul untuk mencabut keputusannya memaafkan anak siswanya itu,” ucapĀ  pengacara Dasrul, Aziz Pangeran kepada online24.

Lebih lanjut, Aziz menyampaikan bahwa peristiwa pengancaman terjadi kemarin, Rabu (7/9/2016) sekitar pukul 17.00 Wita dihadapan penasehat hukum yang ditunjuk Dasrul dari Rumah Hukum Anggota DPR RI, Akbar Faizal.

“Ancaman yang disampaikan Wasir yakni akan memerintahkan guru-guru tidak lagi mendukung Dasrul. Pada waktu itu, Wasir datang bersama LKBH PGRI dan sejumlah pengurus PGRI Sulsel,” tambahnya.

Akibat dari ancaman ini, Aziz mengatakan bahwa Dasrul dan keluarganya kini menjadi semakin ketakutan dan stres.

“Istrinya menjadi shock dan sering membenturkan kepalanya di dinding. Dasrul yg adalah korban dan seharusnya mendapatkan dukungan dari PGRI justru mendapat ancaman. Padahal keputusan dia tentang diversi itu murni karena jiwa besarnya dan ingin menunjukkan sifat dasar yang seharusnya ditunjukkan oleh seorang guru,” jelasnya.

Aziz mewakili tim penasehat hukum Dasrul menyatakan rasa sangat kecewa kepada sikap PGRI tersebut.

“Tak terlihat batang hidung saat Pak Dasrul dihajar dan juga pada kasus-kasus serupa yang menimpa guru di daerah namun muncul bak pahlawan kesiangan. Dan sekarang maju selangkah menjadi pengancam kepada korban yang seharusnya dibantunya,” cetus Aziz. (ars)