Adnan Mengaku Hanya Ingin Melestarikan Kebudayaan Gowa

Editor : Fahmi
Online24, Gowa- Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo yang belum lama ini dilantik Bate Salapang sebagai Sombayya Gowa, mengakui bahwa status raja di Gowa sama dengan Bupati Gowa.
“Raja Gowa terakhir Andi Idjo Karaeng Lalolang telah meleburkan kerajaannnya ke NKRI, secara otomatis bupati disamakan statusnya Raja Gowa, yang bertanggung jawab akan kelestarian budaya dan pusaka kerajaan Gowa, saya tidak mencari keuntungan pribadi,” ujar Adnan dalam keterangan pers-nya di Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa, Senin (12/9/2016).
Bupati berusia 30 tahun ini juga menegaskan Peraturan Daerah Gowa No 5 Tahun 2016 yang baru disahkan Mendagri mengatur tentang Lembaga Adat Daerah (LAD) yang menyebutkan Bupati Gowa sebagai Ketua LAD menjalankan fungsi sebagai Sombayya atau pimpinan tertinggi di Kab. Gowa.
“Tugas kami sesuai perintah Perda untuk menjaga dan melestarikan budaya dan benda pusaka, sesuai tanggung jawab seorang raja,” tandas ponakan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini.
Prosesi pencucian benda pusaka kerajaan Gowa atau Accera Kalompoang yang dihadiri Adnan di dalam Istana Balla Lompoa berlangsung lancar, meski terjadi bentrokan di luar kompleks Balla Lompoa.
(fat)