Beredar Petisi Menolak Bupati Gowa Sebagai Sombayya

Editor : Andhika Bd

Online,24-Makassar: Petisi menolak Bupati Gowa Adnan Ichsan Yasien Limpo sebagai raja Gowa bereder melalui media sosial Facebook. Petisi yang pertamakali di share melalui Facebook ini digagas oleh Arifuddin Pananrang. https://www.change.org/u/594704525 

Hingga pukul 21.45 wita sudah tercatat 1.263 yang telah menandatangani petisi tersebut. Belum diketahui berapa target yang akan menandatangani petisi tersebut kemudian akan dikirim ke menteri dalam negeri serta presiden RI.

Berikut sebagian isi kutipan atau pengantar Petisi Menolak Adnan sebagai raja Gowa.

“Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 05 Tahun 2016 tentang Penataan Lembaga Adat dan Budaya Daerah yang ditetapkan di Sungguminasa pada tanggal 16 Agustus 2016 dinilai sangat mencederai nilai-nilai budaya dan tatanan adat di Gowa, adapun poin yang dimaksud adalah:

Pada Bab III pasal 3 yang menjelaskan jika Bupati Gowa adalah Ketua Lembaga Adat yang juga berperan menjalankan fungsinya sebagai Somba. Dengan disahkannya Perda ini, Bupati Gowa pun kini disebut juga sebagai Somba atau dengan kata lain berkedudukan diatas Raja.

Kehadiran aturan ini akan membuat konflik baru antar masyarakat di kabupaten Gowa, sehingga akan memecah belah dan merusak tatanan adat dan budaya. Pemilihan Somba tidak boleh diatur di dalam peraturan daerah yang digagas oleh legislatif bersama eksekutif. Apalagi, menetapkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan sebagai Somba atau di atas Raja. Sebab sudah jelas dalam aturan adat secara turun temurun yang menjadi Somba harus keturunan Raja dan melalui prosesi tersendiri oleh dewan adat.

Adanya upaya pengusiran keluarga besar Kerajaan Gowa dan pendudukan Istana Balla Lompoa oleh Pemerintah Kabupaten Gowa, Satpol PP, dengan di dukung oleh Kodim dan Polres Gowa merupakan cara-cara yang tidak bermoral dan bermartabat”

[fbcomments]