Andi Maddusila Tunggu Massa dari Luwu, Bone, dan Tallo

Editor : Lucky
Andi Maddusila saat memberi pernyataan di kediamanannya terkait pengrusakan Balla Lompoa, Jumat (9/9/2016). (foto:zhoelfikar)
Andi Maddusila saat memberi pernyataan di kediamanannya terkait pengrusakan Balla Lompoa, Jumat (9/9/2016). (foto:zhoelfikar)

Online24, Gowa – Andi Maddusila belum juga menggelar Accera Kalompoang di Balla Lompoa, Sungguminasa, Sungguminasa, Gowa. Hingga jelang malam, Selasa (13/9/2016), belum da tanda-tanda kedatangan keturunan Raja Gowa tersbeut.

Sebelumnya dikabarkan jika Maddusila cs akan melakukan Accera Kalompoang atau pencucian benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa di Balla Lompoa, Selasa sore. Mengetahui hal itu, ratusan massa Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan, bersiaga bersama Satpol PP dan petugas dari kepolisian.

Menurut informasi yang dihimpun Online24jam.com, massa Maddusila yang tengah berada di sekitaran Balla Lompoa berjumlah sekitar 60 orang. Beredar kabar, Maddusila belum bergerak ke Balla Lompoa karena masih menunggu massa dari Kerajaan Luwu, Bone, dan Tallo.

Kemarin, Adnan yang baru saja dukukuhkan menjadi Ketua Lembaga Adat Daerah (LAD) Gowa, memimpin prosesi Accera Kalompoang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Accera Kalompoang tidak melibatkan keluarga Kerajaan Gowa.

Saat prosesi Accera Kalompoang berlangsung, terjadi kericuhan. Sejumlah massa di luar Balla Lompoa melempar ke dalam menggunakan batu dan petasan. Bahkan ada yang melancarkan serangan menggunakan busur.

Tidak mau kalah, massa Adnan yang berada di dalam Balla Lompoa membalas melempar keluar menggunakan batu. Ratusan petugas kepolisian yang berjaga berhasil meredam aksi tersebut sehingga tidak melebar.

(FAT)