Andi Maddusila dan Pendukungnya Laporkan Adnan ke Polda Sulsel

Editor : Fahmi

Online24, Makassar- Puluhan pendukung Andi Maddusila sebagai ahli waris Kerajaan Gowa yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Adat Sulsel, mendatangi Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) di jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Rabu (14/9/2016), untuk melaporkan kasus pengrusakan benda pusaka di Balla Lompoa yang dilakukan Bupati Gowa Adnan Purichta dan bawahannya.

Andi Maddusila yang mengklaim dirinya sebagai Raja Gowa ke-37 ini juga ikut serta dalam barisan massa Forum Masyarakat Adat Sulsel.

Pihak Polda sendiri menerima 7 orang perwakilan Forum Masyarakat Adat Sulsel di ruang Dit Intelkam Polda Sulsel.

Kasubdit I Dirkrimum AKBP Anwar menyebutkan pihaknya telah menerima laporan dari pihak Maddusila, tentang pembongkaran paksa brankas yang berisi pusaka kerajaan Gowa.

“Kami telah resmi menerima laporannya, dugaan pengrusakan menggunakan pasal 170 dan Pasal 365 KUHP,” ujar Anwar.

Sementara itu pihak Maddusila, yang diwakili pemangku adat Kerajaan Gowa, Andi Baso Mahmud menyatakan sangat keberatan dengan aksi perusakan pusaka mendiang Raja Gowa.

“Kami pihak keluarga sudah tidak bisa masuk ke Balla Lompoa, jadi tidak tahu seperti apa keadaan dalam Balla Lompoa saat ini,” ujar Andi Baso.