MOU Rencana Pembuatan Film Sejarah Kerajaan Gowa danTallo

Editor : Lucky
Tangan tangan MOU untuk membuat film tentang kerajaan Gowa tallo di Hotel Aryaduta, Makassar
Tangan tangan MOU untuk membuat film tentang kerajaan Gowa tallo di Hotel Aryaduta, Makassar

Online24, Makassar – Raja Tallo ke XIX, Muh Akbar Amin Sultan Aliyah, bersama Daeng Matene Presiden Pertumbuhan Kebudayaan Malaysia-Makassar, Dato Sri Rozaini Binti Nawawi, melakukan penandatangan MOU Rencana Pembuatan Film Sejarah Makassar Kerajaan Gowa dan Tallo di Hotel Aryaduta, Makassar, Sabtu (17/9/2016) kemarin.

Dato Sri Rozaini yang merupakan salah satu cucu Kerajaan Gowa-Tallo yang saat ini berada di Malaysia, mengatakan bahwa hal yang terpenting dalam rencana pembuatan film sejarah tersebut ialah untuk menaikkan nama Makassar di dua negara, yaitu Indonesia dan Malaysia.

“Hal utama dalam acara ini adalah perancangan untuk menaikkan nama Makassar dengan membuat film di Makassar, khususnya terkait sejarah,” ungkap Dato Sri.

Lebih lanjut, Dato Sri menjelaskan kehadiran rancangan pembuatan film sejarah Makassar Kerajaan Gowa-Tallo yang digarap oleh dua negara ini yaitu untuk kembali memperkenalkan sejarah Makassar.

“Selama ini tidak ada lagi film sejarah, kita mau buat ini agar baik di Indonesia maupun Malaysia tidak ada lagi yang tidak mengetahui sejarah Makassar, khususnya Kerajaan Gowa Tallo,” jelas Dato Sri.

Rencananya, film tersebut akan digarap di Makassar awal tahun 2017 mendatang. Film ini bakal ditayangkan di dua Negara yaitu Indonesia dan Malaysia.

Saat dikonfirmasi soal polemik yang saat ini terjadi di Kerajaan Gowa, Dato Sri Rozaini tidak mau angkat bicara. “No coment soal itu, sebab saya dari Malaysia. Kita hanya mengharapkan yang terbaik untuk Kerajaan Gowa-Tallo,” tutupnya.

(VI)