Walikota Makassar Harapkan Transparansi Pengelolaan Anggaran Pendidikan di Kotanya

Editor : Fahmi
Danny Pomanto (foto: Adam Said)
Danny Pomanto (foto: Adam Said)

Online24, Makassar – Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, secara tegas meminta anggaran pendidikan di daerahnya harus dikelola secara transparan. Hal tersebut disampaikan guna membangun kualitas pendidikan di Kota Makassar yang lebih baik kedepannya.

Menurutnya, kemajuan peradaban bergantung pada pendidikan dan saat ini Indonesia memiliki banyak kendala terkait hal tersebut

“Dulu tidak ada dana BOS dan sertifikasi tapi mampu melahirkan generasi yang berprestasi,” ungkapnya, usai menghadiri Kajian Belanja Publik Sektor Pendidikan Makassar untuk Pendidikan yang Lebih Baik, di Baruga Anging Mammiri, Kamis (29/9/2016)

Danny menyampaikan pendidikan gratis membuat orang yang memiliki kemampuan ekonomi memasukkan anak-anaknya ke sekolah Negeri, yang akhirnya rasio guru dan murid terjadi ketimpangan. “Kondisi tersebut membuka perekrutan guru honorer, akhirnya yang mengajar di kelas honorer sementara PNS buka les,” tuturnya.

Sementara itu, Syamsuddin Alimsyah, Koordinator Kopel Indonesia mengatakan kegiatan ini guna memikirkan elemen apa yang harus diperkuat di bidang pendidikan. “Tidak ada anak Makassar yang tidak bersekolah. Semua anak Makassar harus sekolah bisa berpendidikan dan mengetahui hal yang baik dan buruk, benar dan salah,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Santoso, Direktur Article 33 yang menambahkan sebagai mitra pengembangan SDM di Indonesia akan berkomitmen memewujudkan kebijakan pemda berbasis pada data fakta studi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan selama 1 dekade terakhir ini, pihaknya telah melakukan analisis belanja di sektor pendidikan dan anggaran pendidikan mengalami peningkatan di berbagai daerah dan nasional. Namun hasilnya belum maksimal. Digunakan untuk mendorong kualitas pendidikan dimulai dari akses pendidikan berkualitas, alokasi anggaran.