Wakil Menkeu: Pakaian Bekas Baik Impor Maupun Sudah Beredar Akan Kita Berantas

Editor : Fahmi
Wakil Menteri Keuangan RI, Mardiasmo memperlihatkan hasil sitaan Bea Cukai Sulawesi di pelataran Gedung Dilkat Kanwil RI Sulawesi di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (29/9/2016). (foto:zhoelfikar)
Wakil Menteri Keuangan RI, Mardiasmo memperlihatkan hasil sitaan Bea Cukai Sulawesi di pelataran Gedung Dilkat Kanwil RI Sulawesi di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (29/9/2016). (foto:zhoelfikar)

Online24, Makassar – Wakil Menteri Keuangan RI, Mardiasmo yang hadir dalam acara pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan semester I di Kantor Wilayah Keuangan RI Sulawesi, jl Urip Sumoharjo, Kamis (29/9/2016), mengatakan, pihaknya akan memberantas peredaran pakaian bekas baik impor maupun sudah beredar di Indonesia.

“Kita melindungi industri pakaian dalam negeri, makanya kita bekerjasama dengan BEA Cukai, TNI Angkatan Laut, Polisi Pelabuhan dan pihak terkait lainnya mengupayakan lobang-lobang jalur masuknya pakaian bekas kita tutup,” ujar Mardiasmo.

Sementara masalah pakaian bekas yang marak beredar di masyarakat, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan kepolisian untuk memberikan sanksi.

Wakil Menteri Keuangan RI Mardiasmo memimpin pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan semester 1 Tahun 2016 di Kantor Wilayah Keuangan RI Sulawesi,  di Gedung Dilkat Kanwil RI Sulawesi di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Kamis (29/9/2016). (foto:zhoelfikar)
Wakil Menteri Keuangan RI Mardiasmo memimpin pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan semester 1 Tahun 2016 di Kantor Wilayah Keuangan RI Sulawesi, di Gedung Dilkat Kanwil RI Sulawesi di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Kamis (29/9/2016). (foto:zhoelfikar)

“Barang yang masuk kita musnahkan, sedangkan yang ada atau sudah beredar akan diberi punishment, kenapa bisa masuk padahal tidak sesuai prosedur. Ini kan barang-barang palsu, barang ilegal,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Keuangan Sri Mulyani tersebut secara simbolis melakukan pemusnahan barang ilegal termasuk sebanyak 3.

139 bal pakaian bekas hasil penindakan semester I Kanwil BEA Cukai Sulawesi. Kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai Rp 19,39 miliar.

(ars)