Abraham Samad: Konflik Kepentingan Cikal Bakal Korupsi

Editor : Fahmi

Online24, Makassar – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi pelayanan publik yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar bekerjasama dengan Transparancy International Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar, dan Anti Corruption Commitee Sulawesi, di Hotel Dalton, Makassar, Selasa (4/10/2016)

Abraham yang memberikan materi Pencegahan dan Pengendalian Konflik Kepentingan di Rumah Sakit, mengatakan konflik kepentingan memiliki keterkaitan yang erat dengan korupsi di mana pihak tertentu mendahului kepentingan pribadi atau kelompok dalam setiap penggunaan wewenang.

“Cikal bakal korupsi adalah konflik kepentingan, mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok dibanding kepentingan publik, yang berakhir pada lahirnya gratifikasi,” ungkap Abraham.

Meskipun demikian, Abraham menambahkan bahwa tidak selamanya gratifikasi masuk dalam kategori suap.

“jika seorang dokter di salah satu rumah sakit kamar tinggal satu dan ada 3 pasien satu pasien dalam kategori sangat gawat yang harus dilakukan tindakan sesegera mungkin, dan yang satu keluarga dokter ataupun administran dan dokter memilih keluarganya itu masuk dalam kategori konflik kepentingan,” tutup Abraham.

(VI)