Dimintai Rp 5 Juta, Warga Makassar Ini Nyaris Jadi Korban Penggandaan Uang Dimas Kanjeng

Editor : Lucky
Andi Bustam yang mengaku nyaris jadi korban penipuan Dimas Kanjeng
Andi Bustam yang mengaku nyaris jadi korban penipuan Dimas Kanjeng

Online24, Makassar – Sejumlah warga terus berdatangan ke padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Jalan Bontobila, Kecamatan Manggala, Makassar, Selasa (4/10/2016). Warga mulai ramai sejak Selasa pagi.

Padepokan Dimas Kanjeng di sekretariat Makassar ini terus didatangi oleh warga yang penasaran dengan kasus yang kini sedang  bergulir dan diberitakan di sejumlah media massa. Bahkan, beberapa diantaranya mengaku nyaris menjadi korban penipuan Dimas Kanjeng.

Seorang warga Makassar, Andi Bustam, mengaku nyaris menjadi korban penipuan dengan iming-iming penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng.  Bustam mengaku diminta untuk menyetorkan uang senilai Rp 5 juta.

Warga Antang ini mengaku pernah diajak oleh rekannya untuk ikut bergabung dalam padepokan Dimas Kanjeng. Namun, Bustam menolak karena disuruh untuk menyetorkan uang senilai Rp 5 juta sebagai uang donasi dengan iming-iming akan digandakan menjadi Rp 5 miliar.

“Untungnya saya menolak menyetorkan uang. Hampir saja saya ikut tertipu,” ucap pria berusia 50 tahun itu.

Sementara itu, menurut warga setempat, aktivitas di sekretariat padepokan Dimas Kanjeng tersebut ramai setiap Kamis malam. Ratusan warga dari berbagai daerah yang menjadi santri datang untuk mengikuti dzikir atau pengajian. Namun, sejak kasus dugaan penipuan tersebut terungkap, sekretariat tersebut tidak pernah lagi terbuka.

Hingga saat ini, penyidik Polda Jatim masih melakukan penyelidikan di Makassar setelah 3.000 warga Makassar diduga menjadi pengikut Dimas Kanjeng. Salah satunya adalah almarhumah Najemiah yang menjadi korban penipuan sebesar Rp 200 miliar.(*)