Anggota DPRD Kota Makassar Heran Dana Bos Disimpan di Sekolah

Editor : Fahmi
Mudzakkir Ali Jamil, Anggota Komisi D DPRD Makassar dari fraksi PKS. (foto:adam said/ online24)
Mudzakkir Ali Jamil, Anggota Komisi D DPRD Makassar dari fraksi PKS. (foto:adam said/ online24)

Online24, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar , Mudzzakir Ali Jamil, mengaku prihatin dengan kasus pencurian dana bos sebesar Rp 110 juta di SMA Negeri 1 Makassar.

” Bagaimanapun ini masuk dalam musibah, saya berharap pihak sekolah segera melapor. Mungkin ini juga bisa menjadi pelajaran bagi sekolah lain, agar memperketat keamanan sekolah bukan hanya siamg hari, tetapi juga pada malam hari,” ujarnya.

Meski mengaku prihatin, namun dirinya heran kenapa pihak sekolah bisa menyimpan dana BOS sebanyak itu. Padahal seharusnya, dana BOS baru bisa diambil saat akan digunakan.

“Patut dipertanyakan, kenapa ada dana BOS sebanyak itu disimpan disekolah. Harusnya tidak boleh, dana itu diambil saat akan digunakan. Dana BOS peruntukannya jelas, dan dengan kejadian ini siswa siswi yang dirugikan, karena kegiatan belajar mereka terganggu,” ujarnya.

Mengingat ini bukan pertama kalinya gedung sekolah bisa dibobol pihak tidak bertanggung jawab, Mudzakir menghimbau sekolah-sekolah untuk mengagaarkan biyaya untuk pengamanan sekolah.

“Tentunya hal ini sangat rawan (kasus pencurian), saya menghimbau sekolah-sekolah unutk membuat anggaran biyaya pengamanan sekolah, khususnya di malam hari,” tegasnya.

Pihaknya menyatakan DPRD tidak akan mengintervensi terhadap kejadian ini.

“Kami serahkan ke dinas pendidikan, untuk mengambil alih kejadian ini. Nanti dilihat bagaimana kelanjutannya,” pungkasnya.

(mnu)