KPK: Penyimpangan Dana Parpol Dapat Dipidana

Editor : Fahmi
(int)
(int)

Online24, Jakarta – KPK menegaskan penyimpangan terhadap dana partai politik yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat dipidana. Termasuk kepada partai politik yang melakukan penyimpangan tersebut.

“Tentu bisa dipidana. Nanti kan akan diperiksa BPK, kalau ada penyimpangan itu nanti laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Jumat (7/10).

Agus menyatakan, setiap partai harus siap untuk diaudit ketika mendapat dana dari negara.

“Semua keuangan negara harus diaudit begitu mendapatkan dana dari negara,” katanya.

Agus mengatakan, berdasar kajian yang dilakukan KPK, dana parpol perlu ditingkatkan. Sebagian besar negara di dunia memberikan dana kepada parpol.

“KPK sudah melakukan kajian dan di dunia ada beberapa negara yang tidak memberikan dana kepada parpol. Kami sampaikan ke BPK sudah selayaknya (parpol) menerima tambahan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tidak mengkaji besaran dana yang idealnya diterima partai. Agus serahkan kepada pemerintah untuk mengkaji dan menentukan besaran dana yang diberikan kepada partai.

“Kajian sudah selesai tapi bukan kita yang menentukan. Biarkan pemerintah yang mengkaji,” katanya.

Sebelumnya, Komisi II DPR dan Kementerian Dalam Negeri sepakat untuk meningkatkan jumlah bantuan keuangan bagi Partai Politik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Komisi II DPR dan pemerintah sepakat meningkatkan bantuan untuk parpol yang besarannya disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan,” kata Ketua Komisi II DPR, Rambe Kamarul Zaman saat membacakan kesimpulan Rapat Kerja dengan Kemendagri, di Ruang Rapat Komisi II DPR, Jakarta, Senin (3/10) lalu.

Komisi II, kata Rambe, mendorong agar bantuan parpol ditingkatkan sesuai aturan perundang-undangan. Untuk itu, PP nomor 5 tahun 2009 harus disesuaikan. Namun, Komisi II DPR menyerahkan kepada pemerintah untuk menentukan besaran ideal bantuan tersebut.(*)

[fbcomments]