SYL Kesal Kongres PSSI Batal Dilaksanakan Di Makassar

Editor : Fahmi
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat menerima Plt Ketum PSSI, Hinca Panjaitan serta anggota Komite Eksekutif (EXCO) PSSI di Rujab Gubernur, Sabtu (15/10/2016). (foto: ars)

Online24, Makassar – Setelah menerima surat perintah FIFA terkait pembatalan kongres PSSI di Makassar, Plt Ketum PSSI, Hinca Panjaitan terbang ke Makassar menemui Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk menyampaikan langsung kabar tersebut.

Saat menggelar pertemuan dengan Hinca serta anggota Komite Eksekutif (EXCO) PSSI, SYL menyampaikan rasa kecewanya terkait pembatalan tersebut di Rujab Gubernur, jalan Jend. Sudirman, Makassar, Sabtu (15/10/2016).

“Dipindahkan atau tidak bagi saya tidak masalah. Tapi bagi orang Bugis Makassar, kita punya karakter tidak biasa. Kami tidak bisa menerima begitu saja tanpa ada alasan,” kata Syahrul.

Menurutnya, masalah bola bagi rakyat Sulsel adalah siri’.  “Kalah menang adalah bagian dari masyarakat Sulsel. Sepakbola sudah mendarah daging, kita mau pemerintah dan PSSI melakukan pendekatan lebih sportif. Bagaimana mau bicara ke dunia kalo PON saja kemarin tidak benar,” berangnya.

Padahal sebelumnya, ia mengakui sudah mempersiapkan Makassar menjelang Kongres 17 Oktober nanti.

“Sulawesi selatan sudah biasa dengan kongres besar dengan jumlah peserta ratusan ribu seperti kemarin Kongres Muhammadiyah, NU dan semuanya berjalan aman. Saya sudah rapatkan persiapan kongres ini dengan unsur Muspida, Kapolda Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana,” lanjut SYL.

Meski kecewa, sebagai bagian dari pemerintahan, SYL mengatakan tetap patuh dan tunduk pada aturan dan keputusan Pemerintah Pusat.

“Jika itu sudah menjadi keputusan PSSI, silahkan saja. Tetapi saya berharap alasan ini harus cukup kuat dan bisa dinalar dengan baik. Bukan karena Makassar tidak aman, image orang luar yang berpikiran seperti itu harus dibenahi,” pintanya.

(ars)