Polres Bone Bongkar Sindikat Penjualan Bibit Jagung Bantuan Menteri

Editor : Fahmi
Aparat Polres Bone mengekspos hasil sindikat penjualan bibit jagung bantuan Kementerian Pertanian bagi para petani. (foto: cho)
Aparat Polres Bone mengekspos hasil sindikat penjualan bibit jagung bantuan Kementerian Pertanian bagi para petani. (foto: cho)
Online24, BoneAparat Polres Bone berhasil membongkar sindikat penjualan bibit jagung bantuan Kementerian Pertanian RI bagi para petani.Temuan itu pun langsung di ekspos oleh Kapolres Bone, AKBP Raspani, Senin (17/10/2016).
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman saat menghadiri panen pedet  (panen anak sapi) beberapa waktu lalu memberi tenggat waktu selama sepekan kepada aparat kepolisian untuk membongkar penjualan bibit jagung bantuan Kementerian Pertanian di kabupaten Bone.

Alhasil hanya 2 hari, pihak Polres Bone mampu membongkar kasus penjualan bibit jagung bantuan dari Mentan untuk petani di kabupaten Bone.

“Setelah mendapatkan instruksi dari Mentan beberapa hari lalu kita diberi waktu 1 minggu untuk membongkar kasus ini, dan Alhamdulillah hanya membutuhkan 2 hari untuk menangkap pelaku beserta barang buktinya” ungkapnya.

Dia menambahkan ada 8 orang pelaku yang berhasil kita amankan, dan salah satu diantaranya ada pegawai PPK (penyuluh pertanian kecamatan), dan barang bukti bibit jagung sebanyak 3.278 kilogram atau 3 ton.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan sebanyak 3.268 kilogram atau 3 ton, dan 7 0rang pelaku yang berinisial SR (58), MA (35),  BS (41), RD (43), ID (43), DE (33),BA (40), dan SM (45) diantaranya terdiri dari penyuluh pertanian kecamatan, penjual dan penyalur” jelas AKBP Raspani

Barang bukti tersebut berhasil diamankan di beberapa tempat yakni  Kecamatan Ajangale, Kec. Amali, Kec, Mare Watampone, terbongkarnya kasus ini di awali dari penyamaran polisi di pasar yang hendak membeli bibit kepada seseorang yang diduga penjual bibit jagung ini.

Berdasarkan pantauan barang bukti beserta para pelaku sudah diamankan di Mapolres Bone, dan sedang diperiksa untuk proses lebih lanjut. (cho)