Pilpres Sisa 3 Pekan, Hillary Ungguli Trump

Editor : Fahmi

Online24, Washington – Tiga pekan sebelum dilakukan pemungutan suara, menurut hasil berbagai jajak pendapat yang dirilis Senin (17/10) waktu setempat, capres Amerika Serikat Hillary Clinton menambah keunggulannya atas Donald Trump di tingkat nasional dan di sejumlah negara bagian yang masih mengambang (swing states) .

Rabu (19/10) besok kandidat Partai Republik tersebut akan kembali menghadapi Clinton dalam debat terakhir sebelum pemungutan suara 8 November.

Clinton memimpin 12 poin atas Trump, atau 50 persen berbanding 38 persen di kalangan pemilih yang belum terdaftar di seluruh negeri, dalam jajak pendapat yang melibatkan empat calon presiden oleh Monmouth University. Di kalangan pemilih terdaftar, Clinton unggul 11 poin.

Sementara itu jajak pendapat oleh Quinnipiac University menunjukkan Clinton unggul di sejumlah negara bagian yang menjadi perebutan sengit antara mereka berdua, yaitu Colorado, Florida dan Pennsylvania, dan imbang melawan Trump di Ohio.

Survei oleh CNN menunjukkan Trump unggul 2 poin di Ohio, namun Clinton juga menang tipis di North Carolina dan Nevada.

Rata-rata keunggulan Clinton di negara bagian-negara bagian yang penting adalah 6,4 poin menurut survei RealClearPolitics.

Hasil berbagai jajak pendapat ini mengindikasikan bahwa tuduhan-tuduhan pelecehan seksual atas Trump mulai membawa akibatnya. Survei Monmouth University mendapati bahwa enam dari 10 pemilih yakin kalau Trump melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan, meskipun dia membantah keras.