Tuntut Ganti Rugi Tanah, Ahli Waris Intje Koemala Salat Jumat di Pinggir Jalan Toll

Editor : Fahmi
keluarga ahli waris salat jumat di jalan toll
keluarga ahli waris salat jumat di jalan toll

Online24, Makassar – Puluhan warga Kaluku Bodoa yang mengaku sebagai ahli waris Almarhumah Intje Koemala, pemilik tanah yang dijadikan jalan Toll, menggelar aksi unjuk rasa sambil menunaikan ibadah Salat Jumat di pintu loket Toll Kaluku Bodoa-Buloa, Jumat (21/10/2016).

“Aksi¬† Salat Jumat berjamaah¬† di badan jalan tol ini sebagai bentuk protes pada pemerintah dalam hal ini Kementerian PU-PR yang buta dan tuli tidak mau membayar sisa ganti rugi pembebasan lahan Toll,” ujar kuasa hukum sekaligus koordinator lapangan aksi Andi Amin.

Menurutnya Amin, aksi unjuk rasa dengan sholat jumat berjamaah ini meminta pertolongan kepada Allah SWT, agar mengetuk hati pemerintah, agar hak dan tuntutannya bisa terealisasi karena sudah beberapa cara yang dilakukan untuk kasus ini sampai melakukan penyuratan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Ganti rugi lahannya oleh pihak kementrian PU-PR selama 15 tahun belum dibayarkan sebanyak Rp 9.024.382.500. Upaya yang dilakukan sudah final dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 117 PK/PDT/2009 sudah incrah atau berkekuatan hukum tetap.

Pihak Kementerian PU dianggap tidak menghargai upaya mediasi Kapolda Sulsel antara kuasa hukum ahli waris dan Kementeria PU-PR.

“Pihak PU mohon maaf yang ditugaskan oleh kementrian kami terpaksa katakan orang Biadab karena tidak menghargai Polda Sulsel, dia katakan akan menyampaikan pimpinan tapi 2/3 bulan belum disampaikan hasil dari mediasi yang pernah dilakukan,” tutup Amin.