Sensasi Cafe di antara Sungai dan Bukit Kars

Editor : gempur

Online 24, Maros – Menikmati suasana pedesaan, aliran sungai serta kawasan perbukitan kars kini anda traveler sudah dapat merasakan sensasinya. Anda bisa mengajak teman teman anda mengunjungi Cafe Rammang Rammang di Desa Salenrang Kabupaten Maros.

Cafe dan penginapan rammang rammangCafe ini baru saja beroperasi, pada awal tahun 2016. Pemilik,  H.Udin mengaku telah lama mengidamkam ada cafe semacam ini yang tak jauh dari ibu kota provinsi. Meskipun bukan penduduk asli, namun H.Udin telah lama menyatu dengan masyarakat Rammang Rammang Maros. Maka begitu dia memiliki modal, Udin pun langsung aktualisasikan niatnya tersebut.

Salah satu sudut cafe rammang rammangCafe ini letaknya persis di bibir Sungai Salenrang. Atau pertengahan antara dermaga pertama dengan kawasan utama kars di Rammang Rammang. Untuk berkunjung di tempat ini, pengunjung dapat melewati jalur darat atau bisa juga menggunakan jasa perahu yang tersedia di dermaga. “Rata rata pengunjung ke sini menggunakan kapal. Apalagi tamu asing atau wisatawan asing” ujar H.Udin. Menggunakan jasa kapal memang jauh lebih menyenangkan ketimbang melalui darat. Perjalanan jarak tempuh sekitar 20 menit, pengunjung dapat melihat gugusan bukit kars yang terbentuk dari alam. Kars kars yang berbentuk kecil tersebut dapat terlihat tepat di tengah sungai sehingga pengunjung dapat menikmati apalagi sekedar selfie atau berfoto foto. Selain itu silih berganti perahu perahu yang mengangkut penumpang dapat anda jumpai, menyerupai di kawasan perairan Thailand.

Sementara itu jika melalui darat maka pengunjung akan bisa lebih cepat tiba di lokasi ini. Gugusan kars pun dapat terlihat meski tumbuhnya di tengah persawahan milik warga. “Hanya saja pengunjung melewati jembatan dan pematang sawah” kata H.Udin. Warga yang berkunjung di cafe ini pun beragam. Mulai dari ibu ibu arisan, keluarga hingga kantoran. Mereka biasanya memadati cafe ini pada hari Jumat hingga Minggu. Jika hendak menginap, pemilik cafe menyediakan kamar seharga Rp.350 ribu permalam. “Biasa kalau malam minggu ramai sekali. Jika kamar full, maka pengunjung pasang tenda di lantai cafe kami ini” cerita Udin. Konsep cafe dan resto ini memang tidak seperti cafe pada umumnya. H.Udin bersama istrinya yang mengelolah cafe ini melayani tamu seperti keluarga. “Mereka bebas  di sini.  Geser kursi ke tengah sawah atau meja ndak ada masalah. Asalkan tamu senang dan menikmati”, sela Udin bersama istrinya.

Menu di sini pun beragam dan tergolong murah. Ikan nila, ayam panggang serta ikan tawar lainnya mereka siapkan. Jika hari Minggu menurut Udin, pengunjung antri sampai malam hari. Tapi kalau tamu asing, biasanya memilih menginap karena hendak merasakan suasana malam. “Kalau malam kita sudah bisa dengar suara suara ombak dan suara kera. Tapi kalau mau begadang lagi maka kita bisa lihat Tarsius, binatang langka yang matanya bulat dan besar” cerita Udin.

Nah bagi anda yang senang berpetualang, di sini juga tersedia arenanya. Jika hanya untuk tracking serta mengunjungi Gua, maka Haji Udin akan menemani anda. Jadi, isilah akhir pekan anda dengan bahagia di tempat ini.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu