RMS Menata Masyarakat Miskin di Sidrap

Editor : gempur
Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Rusdi Masse.
Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Rusdi Masse.

Online24 Sidrap:  Tahun 2016 jika anda berkunjung ke Kabupaten Sidrap maka anda tak akan melihat lagi rumah tidak layak huni. Semua telah bebas dari kemiskinan. BPS melansir Kabupaten Sidrap di bawah kendali H.Rusdi Masse adalah daerah yang terendah masyarakatnya miskin di Sulawesi Selatan.

Apa yang dicapai oleh Kabupaten Sidrap tersebut tak lepas dari tangan “dingin” Bupati Sidrap H.Rusdi Masse.  Bupati yang sempat dipanggil si bungsu oleh senior bupati pada awal periodenya sebagai Bupati Sidrap tersebut meramu Sidrap melalui pendekatan sederhana. Pertama yang ia lakukan adalah bagaimana memodernisasikan teknologi pertanian di daerah tersebut. Ia beralasan bahwa Sidrap ini adalah lumbung pangan, salah satu penghasil beras terbesar di Indonesia. Dari situlah kemudian perlahan lahan masyarakat Sidrap merasakan hasilnya. Di zaman presiden SBY, Sidrap mendapat penghargaan sebagai daerah dengan pertanian terbaik di Indonesia.

Perlahan tapi pasti, strategi RMS memakmurkan warganya semakin terasa. Dalam perjalanan kepemerintahannya, konsep RMS sangat sederhana. Masyarakat harus bebas dari kemiskinan serta selalu sehat. “Kan itu tujuan hidup kita. Bagaimana bisa sehat lalu tidak miskin”, kata RMS. Maka dari itulah pemerintah pusat pernah menganugerahi Sidrap sebagai daerah tersehat di Indonesia.

Usai menyehatkan warganya RMS pun fokus pada pengentasan kemiskinan. Pemda Sidrap menyusun strategi dalam hal pendapatan perkapita serta mendorong usaha menengah untuk lebih berkembang. Konsep memajukan masyarakat miskin pun sukses.  Itu pulalah sebabnya mengapa di Sidrap nyaris tak terlihat lagi rumah tidak layak huni. “Masih ada ji rumah tidak layak huni. Tapi sedikit, sisa 59 rumah. Nah Insya Allah tahun 2016 ini sudah tidak ada lagi. Sudah dianggarkan melalui APBD Perubahan”, ungkap RMS.

Saat ini jumlah rumah di sidrap sekitar 70 ribu lebih yang terbentang dari perbatasan Bone dan Wajo.