Camat Mangngarabombang Bantah Melakukan Penjualan Tanah Negara

Reporter :
Editor : Lucky
Kejati Sulselbar
Kejati Sulselbar

Online24, Takalar РKasus dugaan penjualan tanah negara di Desa Laikang, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten Takalar,  yang terus menggelinding di meja tim penyidik Kajati Sulselbar. Tim penyidik telah mengantongi nama tersangka. Salah satu nama yang diseut-sebut menjadi tersangka adalah Camat Mangngarabombang, M Noer Utary.

Menanggapi kabar tersebut, Noer Utary membantah keras. Ia menolak disebut ikut terlibat  dan melakukan penjualan tanah negara di Desa Laikang.

“Perlu diketahui bahwa di Desa Laikang tidak ada tanah negara yang terdaftar sebagai aset. Berarti tidak ada tanah negara yang diperjualbelikan,” Kata M Noer Utary kepada online24, Minggu (23/10/2016).

Noer Utary menjelaskan bahwa adanya penjualan tanah di Desa Laikang ke pihak investor karena mengantongi tiga status. Masing masing adanya penjualan tanah dari masyarakat bersertifikat hak milik dan adanya tanah garapan yang telah dibebaskan dengan proses ganti rugi.

“Jadi, tidak benar itu kalau saya menjual tanah negara,” urai Noer Utary.

Tim Penyidik Kejati Sulselbar rencananya akan merilis nama tersangka kasus penjualan lahan milik negara di Desa Laikang seluas 150 hektar besok, Senin (24/10/2016).