Anak Penderita Cacat Mental di Jalan Balana, Hidup Dalam Kurungan

Editor : Ahmad Raffasya

Online24,Makassar – Nasib kurang beruntung dialami Yusril (16), sejak lahir sudah menderita cacat mental, hidup dalam sebuah kurungan di rumahnya di jalan Balana lorong 1, Kecamatan Makassar.

Yusril merupakan anak kedua, dari tiga bersaudara dari pasangan M Yunus (50), yang sehari hari bekerja sebagai penarik bentor dan Rahmawati (48), ibu rumah tangga.

Sejak lahir sudah menderita cacat mental, kondisi pertumbuhan tubuh dan bicara pun, tidak normal.

“Yusril sejak  lahir memang sudah menderita cacat pada kaki yang tidak mempunyai jari-jari kaki. Waktu kecil Yusril sering jatuh dan kejang-kejang dan pernah dirawat di rumah sakit” kata Rhamawati.

Setelah dilakukan perawatan selama 20 hari  di rumah sakit, hingga hari ini Yusril tak kunjung membaik. Bahkan, kini pihak keluarga Yusril mengurungnya di dalam sebuah kotak  berukuran 2×1 yang terbuat dari kayu.

” Terpaksa kita kurungki, kalau tidak khawatir Yusril disetrum atau ada bahaya lain, karena dia aktif sekali” ungkap Rahmawati.

Kendati telah mendapat bantuan dari Dinas Sosial kota Makassar, pihak keluarga berharap Pemerintah ingin membantu pengobatan Yusril, agar mampu hidup normal seperti anak seusianya.