Tendernya Dibatalkan, Kontraktor CV Madani Mandiri Gugat Wali Kota dan Kadis Kesehatan Parepare

Editor : Fahmi
landmark kota Parepare, patung cinta Habibie-Ainun
landmark kota Parepare, patung cinta Habibie-Ainun

Online24, Parepare- Direktur CV Madani Mandiri, Syafruddin Madani. menggungat pemerintah kota Parepare terkait proyek rehabilitasi Rumah Sakit Kusta (RSK) Lauleng dengan anggaran Rp. 835 juta, dengan nomor gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Parepare, No. 29/PDT.G/2016/PN.Parepare, Sulsel.

Dalam laporan gugatan CV Madani Mandiri ada empat tergugat yakni Wali Kota, Kadis Kesehatan, PPK dan ULP, yang akan digelar sidang perdana di Pengadilan Negeri Parepare, Kamis nanti (10/11/2016).

CV Madani Mandiri ditetapkan sebagai yang diumumkan melalui Layanan pengadaan sistem elektronik (LPSE) oleh panitia ULP Parepare, tertanggal 18 oktober 2016, sekitar pukul 11.24 wita.

Setelah dimenangkan CV Madani Mandiri dengan mengalahkan CV Karya Enam-Enam sebagai urutan ke dua dan Dani Rekacipta sebagai urutan ke tiga, maka CV Madani Mandiri berhak mengerjakan proyek RSK Lauleng sesuai ketetapan yang ditetapkan oleh ULP.

Ironisnya, pihak Dinas Kesehatan Kota Parepare selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), ULP, dan PPK menolak CV Madani Mandiri mengerjakan proyek RSK Lauleng tanpa ada penyampaian sebelumnya kepada rekanan yang pemenang, sehingga Direktur CV Madani Mandiri, Syafruddin Madani, merasa dilecehkan oleh pihak pemerintah yang dimotori Dinas Kesehatan sehingga masalah ini digugat di PN kota Parepare.

Syafruddin Madani, tetap menuntut proses hukum kepada pemerintah kota Parepare atas kerugian yang dialaminya baik secara materil maupun non materil sehingga menggugat pemkot Parepare,

“Tergugat ada empat, yakni Walikota selaku pengambil kebijakan, Kadis Kesehatan selaku KPA, ULP selaku panitia pelaksana lelang dan PPK selaku pejabat pembuat komitmen,” ujar Syafrudin dalam keterangan persnya di Parepare, Selasa (8/11/2016).