Trump Menang, Bursa Global Anjlok

Editor : Fahmi

Online24, New York – Hasil sementara pemilihan presiden AS yang untuk sementara waktu dimenangkan oleh kandidat Partai Republik Donald Trump, berimbas negatif ke pasar keuangan di seluruh dunia.

Investor panik karena sebelumnya mereka mengira Hillary Clinton dari Demokrat akan memenangkan Pemilu AS. Berdasarkan perhitungan suara electoral college terakhir, Trump mendapatkan 244 suara sementara Clinton 2015. Untuk menjadi presiden, Trump hanya butuh 26 suara lagi untuk mendapatkan 270 suara.

“Pasar jatuh semakin dalam seiring dengan semakin nyatanya kemenangan Trump. Hal ini membuat banyak orang terkejut, kami semua terkejut,” kata Karl Goody, private wealth manager di Shaw and Partners Ltd di Sydney, seperti dikutip dari laman Bloomberg.

Pelaku pasar mengkhawatirkan jika Trump menang maka kebijakan pemerintah AS sebelumnya akan berhenti atau berubah sehingga menimbulkan lebih banyak ketidakpastian. Pelaku pasar terutama mengkhawatirkan berbagai masa depan perjanjian perdagangan bebas karena Trump mengatakan akan merenegosiasi.

“Dampak pemilu AS lebih besar dari Brexit dalam hal ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan. Negara berkembang terkena dampak proteksionisme dan kebijakan tarif semakin meningkat,” kata Rajeev De Mello dari Schroder Investment Management Ltd di Singapura.

Beberapa indikator anjloknya bursa global adalah:

  • Indeks future S&P 500 turun 5 persen, indeks future FTSE 100 turun 4,7 persen, indeks MSCI Asia Pasifik turun 2,9 persen.
  • Nilai tukar Peso Meksiko turun 12 persen ke kisaran US$ 20, pertama kalinya dalam sejarah. Meksiko dilihat sebagai negara yang paling merasakan dampak negatif kebijakan proteksionisme Trump.
  • Yen menguat 3,9 persen, terbesar sejak Brexit. Sementara euro dan franc Swiss naik lebih dari 2 persen seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar.
  • Harga emas sebagai instrumen investasi aman naik 4,7 persen, terbesar sejak 2009. Harga minyak mentah dunia turun 3,5 persen. Sementara harga obligasi AS tenor 10 tahun turun 14 basis poin ke 1,72 persen.
Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu