Dua Kepsek di Makassar Dilapor ke Polisi Karena Diduga Terima Pungli

Reporter :
Editor : Fahmi

Online24, Makassar – Sekretaris Komite Sekolah SMA Negeri 1, Herman Hafid, melaporkan dua kepala sekolah menengah keatas ke Polrestabes Makassar atas dugaan pungli penerimaan siswa baru thn ajaran 2016. Kedua kepala sekolah tersebut adalah kepala sekolah SMAN 1 Makassar Abdul Hajar dan Kepala Sekolah SMAN 5 Makassar Muhammad Yusran.

Herman menjelaskan bahwa kedua kepala sekolah ini secara terang-terangan melakukan pungli pada penerimaan siswa baru untukĀ  tahun ajaran 2016.

“Kepsek SMAN 1 melaporkan ke operator Telkom saat penerimaan Online hanya menerima siswa baru sebanyak 294 siswa. Padahal mereka menerima 396 siswa, berarti diluar 294 siswa ini adalah siswa yang masuk secara offline atau tidak dilaporkan ke operator Telkom,” jelasnya.

“Sedangkan SMA Negeri 5 Makassar melaporkan ke operator mereka menerima 12 dengan 36 siswa di setiap kelasnya. Tetapi ternyata mereka tambah lagi 3 kelas dengan jumlah siswa yang sama di tiap kelasnya, tetapi yang tiga kelas tambahan ini tidak dilaporkan,” tambahnya.

“Yang jadi pertanyaan kalau memang SMAN 5 terima murid 15 kelas, dan SMAN 1 sebanyakĀ  11 kelas kenapa tidak dilaporkan di operator Telkom kalau tidak ada niat memperjualbelikan pada saat offline,” jelasnya.