Komisi D DPRD Makassar Nilai Program Dinsos Makassar Mubazir Anggaran

Editor : Fahmi
pengemis yang sering mangkal di kawasan warung kaki lima
pengemis yang sering mangkal di kawasan warung kaki lima

Online24, Makassar – Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Andi Nurman menilai Dinas Sosial Kota Makassar selama ini hanya membuang- buang anggaran. Hal ini terkait maraknya pengemis dan anak jalanan yang berseliweran di tempat-tempat keramaian di kota Makassar.

“Dinsos ini kita lihat hanya buang-buang anggaran saja, kenapa demikian, karena itu anak jalanan tidak mau dibina lagi, makanya harus ada tindakan tegas yang diberikan berupa sanksi hukum,” tegas Nurman di ruangannya, Selasa (15/11/2016).

Lebih lanjut, Nurman menjelaskan, Dinas Sosial harus berhenti untuk menggunakan pola-pola lama yang sering mereka lakukan, seperti pemberian pelatihan dan program lainnya, karena pendekatan dengan cara tersebut sudah tidak efekfif dilakukan.

“Dinsos juga harus berhenti pakai pola-pola lama yang sering digunakan seperti pemberian pelatihan dan pembinaan, karena habis saja anggaran untuk lakukan itu dan tidak efektif juga hasilnya,” ujar legislator dari fraksi Golkar ini.

Namun berbeda dengan yang dikatakan legislator fraksi Demokrat, Abdi Asmara, menurutnya Dinsos harus mencari siapa otak yang menggerakkan para anak jalanan tersebut (anjal) mengingat kebanyakan anjal masih berusia di bawah umur.

“Sekarang Dinsos seharusnya harus cari siapa orang yang suruh ini anak jalanan, itu yang harus ditindaki, karena kalo anak-anaknya saja, mereka tidak tahu apa-apa,” pungkas Abdi.