Ahok Ditetapkan Sebagai Tersangka

Editor : Lucky

Online24, Jakarta – Kabareskrim, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, mengatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok  ditetapkan sebagai tersangka. Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama.

“Meskipun tidak bulat, perkara ini harus diselesaikan di peradilan teruka, konsekuensinya akan ditingkatka kep proses penyidikan dengan menetapkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai tersangka,” ucap Kabareskrim, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Penetapan status tersangka terkait pernyataan Ahok tentang surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Polri meningkatkan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. Ahok dinilai melanggar Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 Ayat (1) UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah Bareskrim melakukan gelar perkara, Selasa (15/11), yang menghadirkan pelapor, kuasa hukum terlapor, dan ahli. Kabareskrim Komjen Ari Dono memimpin gelar perkara tersebut. Dalam gelar perkara tersebut, pihak pelapor dan terlapor masing-masing menghadirkan enam ahli. Polri juga telah memeriksa 29 saksi dan 39 ahli.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Polri belum menahan Ahok. Namun, dengan status itu, Ahok juga dicegah bepergian ke luar negeri.

“Tidak harus ditahan, tapi untuk menghilangkan kekhawatiran, yang bersangkutan dilarang ke luar negeri,” ucap Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

“Kita akan memproses kasus ini ke pengadilan dan segera digelar peradilan. Ini akan berlangsung secara terbuka dan semua bisa melihatnya. Tersangka juga berhak mengatakan tidak bersalah, semuanya bisa terlihat di peradilan,” tambah Tito.(*)