Meraup Untung dari Sampah di TPS Majelling dan Lakessi Sidrap

Reporter :
Editor : Fauzi Hamid

pengolahan sampah daur ulang jadi pupuk kompos
pengolahan sampah daur ulang jadi pupuk kompos

Online24, Sidrap- Jika biasanya sampah tak bernilai dan dibuang begitu saja, namun tidak di tempat pengelolaan sampah (TPS), Rumah Sampah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) lakessi dan Majelling. Di dua tempat itu sampah sudah bernilai, bahkan bisa dimanfaatkan kembali dan bisa bernilai ekonomis karna laku jika dijual. Sampah-sampah itu dikelola di tempat khusus yakni Tempat Pengelolaan sampah dan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Sampahnya kami olah di sini, setelah sampai di tempat ini, sampah-sampah yang kami ambil dari masyarakat kita pisahkan, sampah organik dan an-organik, sampah organik dibuat pupuk kompos, sementara untuk an-organik bisa kita daur ulang untuk kerajinan atau dijual kiloan,” kata Atirai pekerja di KSM lakessi, saat ditemui Sabtu (19/11/2016).

Namun menurut Atirai tidak semua sampah bisa diolah kembali, seperti pampers, pembalut wanita dan puntung rokok, beberapa jenis sampah itu dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA), untuk proses pengomposan  membutuhkan waktu cukup lama yakni dua bulan.

“Khusus untuk sampah di TPS Lakessi sampahnya diperoleh di satu kelurahan, yakni kelurahan lakessi saja,” ujarnya.

Sementara Ketua KSM Majjeling Ammanang Saily mengatakan, untuk saat ini produksi kompos belum terlalu banyak dan hanya 1 karung perminggunya, karena sampah yang dikelola hanya sampah rumah tangga dalam satu kelurahan saja.

“Untuk kompos sudah bisa dijual, kami menjualnya 100 ribu perkarung dan dalam sebulan kita bisa memperoleh 400 ratus ribu,” pungkas Ammanang.