Jenazah Ibunya Tertahan di Malaysia, Nurul Hikmah Harap Bantuan Pemerintah

Reporter :
Editor : Lucky
Hasni semasa hidupnya
Hasni semasa hidupnya

Online24, Makassar – Nurul Hikmah, warga Jalan Pa’baeng-baeng, Makassar, tidak tahu lagi kemana harus mengadu. Bagaimana tidak, ibunya, Hasni, yang bekerja di Malaysia, meninggal dan tidak bisa dibawa pulang ke Makassar.

Hikmah bercerita, Hasni sudah tiga tahun merantau pergi ke Malaysia. Dalam perantaua itu, Hasni bertemu dengan Abdul Aziz di Malaysia. Mereka pun menikah siri. Nurul mengatakan bahwa Abdul Aziz berasal dari Polmas dan telah bercerai dengan istri sebelumnya.

“Mereka sudah dua tahun mereka menikah. Tapi Mamak selalu cerita kalau dia disiksa dan sering dipukuli. Bahkan Mamak sering kabur dan nginap di kost temannya supaya tidak dipukuli,” ungkapnya.

“Mamak ku meninggal, kemungkinan dibunuh sama suami keduanya. Karena pada saat Mamak ku ditemukan tewas dia (suami keduanya) langsung menghilang,” ujarnya sambil terisak kepada online24jam.com

Ditambahkannya, pada Selasa (22/11/2016) malam, Nurul masih sempat komunikasi dengan ibunya. Hingga pada Rabu (23/11/2016) pagi, dia mendapat kabar bahwa ibunya sudah tewas dibunuh.

Saat ini, jenazah ibunya masih tertahan di Rumah Sakit Klang Kuala Lumpur. Ia berharap pihak pemerintah mau membantu proses kepulangan jenasah ibunya.

“Kami tidak tahu harus minta bantuan kemana. Jenasah ibu tidak bisa diambil kalau tidak ada pihak keluarga ke sana. Kami juga tidak tahu bagaimana ke sana,” ujarnya.(*)