Gaji Honorer Belum Terbayarkan, DP Sulsel Nilai Pemerintah Tidak Serius Terhadap Pendidikan

Editor : Lucky
Adi Suryadi Culla

Online24, Makassar – Ketua Dewan Pendidikan (DP) Sulawesi Selatan, Adi Suryadi Culla, menilai ketidakjelasan gaji guru honorer sebagai bentuk pemerintah tidak terhadap pendidikan di Sulsel. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak terbayarnya gaji guru honorer yang tidak tertera dalam Nomenklatur.

Sehingga, menurut Adi, sudah tentu menjadikan pendidikan Sulsel tercoreng karena kesejahteraan guru honorer sebagai tangan kanan berlangsungnya proses belajar mengajar di daerah-daerah menjadi terkatung-katung.

“Ketika hal ini tidak diperhatikan dengan baik oleh pemerintah, tentu selain aspek kemanusiaan, ini juga secara tidak menggambarkan profesionalitas kerja pemerintah dan dewan,” ujarnya saat dihubungi Senin (28/11/2016).

Lebih lanjut, Adi menyebutkan bahwa dalam kebijakan anggaran sama sekali tidak ada yang memporsir untuk disisihkan kepada gaji guru honorer. Karenanya, saling lempar tanggung jawab juga terjadi. Padahal seharusnya, jika pemerintah serius, harusnya ada kebijakan yang diambil dengan pertimbangan kebutuhan pendidikan serta kesejahteraan sebanyak 16 ribu guru honorer di Sulsel.

“Kalau benar ada perhatian, seharusnya ada kebijakan tersendiri atau minimal mencari solusi, berembuk. Baik dewan maupun pemerintah provinsi hadirkan semua kepala sekolah, hadirkan ketua komite orang tua siswa dan mencari apa alternatifnya. Kemudian pemerintah diharapkan mengambil satu kebijakan, semisal ‘political will’,” tutupnya.(*)