Pipa JKN Telah Tangani Ratusan Kasus Buruknya Pelayanan Kesehatan di Makassar

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Online24, Makassar – Berdiri sejak bulan Agustus 2016, program Pipa JKN kini telah memasuki usia 4 bulan. Program pipa JKN sendiri adalah program besutan dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI).

“Pipa JKN kami bentuk bertujuan untuk mendampingi dan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai jaminan kesehatan. Jadi masyarakat bisa mendapat pengetahuan tentang regulasi-regulasi mengenai kesehatan sehingga tidak ada lagi pelayanan buruk dan pungli di instansi kesehatan,” ujar anggota KPI, Alitha Karen.

Kepada online24jam.com, Litha menjelaskan selama 4 bukan dibentuk, pipa JKN sudah menangani ratusan kasus buruknya pelayanan kesehatan yang ada di kota Makassar.

“Di lapangan kami banyak sekali menemukan kasus pasien ditolak, tidak dilayani dengan baik, bahakan ada kader yang pernah menemukan korban pungli dari salah satu Puskesmas yang ada di kota Makassar,” imbuhnya.

Ia menceritakan, saat itu ada seorang warga Makassar yang melahirkan di sebuah puskemas.

“Temuan kami ada pasien yang melahirkan disalah satu Puskesmas, dan pasien tersebut dimintai uang Rp 500 ribu. Padahal dia punya kartu BPJS,” ungkapnya.

“Selain mendampingi, kami juga melakukan advokasi  peraturan yang dinilai menyulitkan masyarakat miskin untuk berobat. Misalnya kemarin kita temukan, ada Rumah sakit yang meminta uang jaminan pada saat hendak rawat inap, ini kita akan advokasi. Karena tidak semua masyarakat mampu membayar uang jaminan,” pungkasnya.