Kehadiran Calya dan Sigra Gerus Penjualan Datsun

Datsun Go
Datsun Go
© int

Online24, Jakarta – Penjualan mobil Datsun yang bermain di segmen low cost green car (LCGC) semakin terpuruk sejak kemunculan mobil “murah” Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada November 2016, penjualan wholesales Datsun hanya sebanyak 820 unit. Padahal di awal tahun 2016, Datsun selalu berhasil mencatatkan angka penjualan di atas 2.000 unit.

“Di kuartal ketiga memang ada penurunan penjualan. Dibandingkan dengan kuartal kedua, penurunannya sampai 40 persen. Kompetisinya memang semakin ketat, ditambah lagi dengan adanya pemain baru di segmen LCGC yang membuat performa (penjualan) Datsun tidak sesuai harapan,” ujar Head of Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja, di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Namun Indriani tetap optimistis pasar LCGC ke depannya akan semakin berkembang, yang pada akhirnya juga akan memengaruhi penjualan mobil Datsun.

“Kami masih optimistis dengan pasar LCGC, masih banyak yang belum tergarap. Kita tahu bahwa pasar otomotif sebenarnya tidak berkembang, segitu-gitu aja. Masih banyak konsumen yang belum bisa memenuhi keinginannya untuk memilki kendaraan yang terjangkau seperti Datsun,” tutur Indriani.

Di kelas LCGC, Toyota Calya menjadi market leader dengan penjualan 10.118 unit, disusul oleh Daihatsu Sigra sebanyak 6.511 unit sepanjang November 2016.