Yuk, Coba Cemilan Kripik Rasa Pisang Ijo Dan Kripik Pisang Kopi Toraja

Yuk, Coba Cemilan Kripik Rasa Pisang Ijo Dan Kripik Pisang Kopi Toraja
Yuk, Coba Cemilan Kripik Rasa Pisang Ijo Dan Kripik Pisang Kopi Toraja

Online24, Makassar -Bagi anda pecinta makanan ringan, sebaiknya anda mencoba kripik inovasi yang dibuat oleh Wahyuni Amiruddin (26). Kripik yang dibuat Wahyuni mungkin terlihat biasa, namun rasanya beda dibandingkan yang lainnya.

Kripik pisang yang dibuat oleh Wahyuni, memiliki rasa pisang ijo dan kopi toraja. untuk membuatnya, Wahyuni memilih pisang raja sebagai bahan utama.

Wahyuni menjelaskan, awalnya ia membuat keripik varian rasa ini dimulai dari hobinya. Membutuhkan waktu yang cukup lama, agar bisa menemukan komposisi yang pas guna menghasilkan keripik pisang tersebut.

“Sudah ada 1 tahun yang lalu, mulai bulan Agustus baru ada idenya. Awalnya mulai dari coba-coba selama 2 bulan sebelum mendapay olahan yang pas,” jelasnya.

Wahyuni mengaku, sebelumnya ia ingin membuat es pisang ijo, namun tidak memungkinkan jika dikemas dalam sebuah plastik karena memiliki kuah.

“Awalnya saya mau bikin es pisang ijo, tapi ada cairannya. Jadi saya buat dalam bentuk cemilan saja” pungkas Wahyuni.

Cita rasa kripik pisang ijo ini dibuat sedemikian rupa dengan es pisang ijo. Berawal dari pisang raja yang dikepok lalu kemudian rebus bersama daun pandan, sehingga menghasilkan warna hijau.

“Jadi saya olah dengan daun pandan bekerja sama dengan orang pertanian untuk membuatnya” ungkapnya.

Tidak berbeda dengan kripik pisang ijo, kripik pisang rasa kopi toraja juga memiliki cita rasa yang kuat. Pisang yang digabungkan biji kopi toraja asli yang telah diolah menghasilkan cemilan yang pas.

Dalam satu bulan produksi kripik pisang ijo bisa mencapai lebih dari 1000 bungkus, sedangkan kripik pisang rasa kopi toraja bisa mencapai 600 bungkus.

Untuk menikmati kripik unik ini, anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 15.000 dan telah tersedia hampir di seluruh toko oleh-oleh di Makassar.

Kedepannya, Wahyuni masih ingin mengembangkan usahanya tersebut dengan menciptakan aneka rasa lainnya. Dirinya bahkan telah belajar mengolah kerupuk di negeri jepang.

“Saya sudah belajar di jepang untuk belajar olahan kerupuk juga selama sebulan sejak oktober lalu. Pokoknya harus ada up karena sudah target” tutup Wahyuni.(*)