Dilapor Ke Panwas, Pernyataan RMS Dinilai Tidak Ada Yang Salah

Editor : Fahmi

Online24, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulsel, Rusdi Masse harus berurusan dengan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Takalar setelah dilaporkan Tim Advokasi Hukum Petahana Bur-Nojeng, Senin (26/12/2016).

RMS dilaporkan ke Panwaslu Takalar karena dinilai menghasut masyarakat saat deklarasi dan pengukuhan Tim Relawan Muda Syamsari (RMS), Minggu kemarin (25/12/2016).

Atas laporan tersebut, Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel, Arum Spink menilai, tidak ada yang salah dengan pernyataan ketuanya.

“Apa yang salah dengan pernyataan RMS? Kenapa mereka yang panik? Kenapa merasa? Emang benar yah ada hal-hal seperti itu di Takalar?” tegasnya saat dikonfirmasi via telepon, Senin (26/12/2016).

Menurutnya, pernyataan RMS adalah pernyataan yang Pro Rakyat, yaitu seruan moral untuk memilih pemimpin yang berkualitas, dan salah satu indikator kualitasnya adalah tidak terlibat dalam hal-hal yang berbau tindak pidana korupsi.

“Pernyataan RMS kita malah dianjurkan untuk tidak korupsi,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebut saat deklarasi RMS tidak pernah menuduh bahkan menyebut nama.

“Jangankan menuding, menyebut kata calon saja tidak keluar dari mulutnya,” tambahnya.

“Ia hanya bicara soal kepemimpinan, apa salahnya pernyataan itu? Kalau ada yang tidak sepakat pernyataan RMS berarti dia tidak Pro dengan pemberantasan korupsi,” jelasnya.

Selanjutnya, ia menambahkan akan melaporkan balik tindakan tersebut atas tuduhan tindakan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik.

“Nanti kita lihat situasi, kalau memungkinkan kita akan melapor balik,” tutupnya.