BPJS Kesehatan Optimis Capai Target 100 Persen di 2017

Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Makassar, Untung Patri Wicaksono Pribadi (kanan) bersama Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Makassar, Hamsir Jusuf (kiri) memberikan penjelasan mengenai program JKN KIS yang telah berjalan saat Media Gathering di Old Town White Coffee Cafe, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (27/12/2016).
Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Makassar, Untung Patri Wicaksono Pribadi (kanan) bersama Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Makassar, Hamsir Jusuf (kiri) memberikan penjelasan mengenai program JKN KIS yang telah berjalan saat Media Gathering di Old Town White Coffee Cafe, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (27/12/2016).
© Adam Said

Online24, Makassar – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan evaluasi terkait pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di lingkup Wilayah Cabang Utama Makassar.

“Tahun ini ada sekitar 600 keluhan dan 12000 permintaan informasi. Namun, jika dilirik dari tahun lalu angka tersebut mengalami penurunan,” ujar Kepala BPJS Kesehatan KCU Makassar, Untung Patri Wicaksono, saat Media Gathering di Old Town White Coffee Cafe, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (27/12/2016).

Patri Wicaksono mengatakan tahun depan pihaknya akan fokus pada keterbukaan informasi tentang hak pelayanan peserta JKN dan prosedur pelayanan.

“Kita berharap pelayanan JKN di tahun mendatang jauh lebih baik dari tahun ini,” tambahnya.

Ia menjelaskan BPJS Kesehatan akan secara masif melakukan sosilisasi perihal prosedur layanan JKN, salah satunya melalui Program Kader JKN yang bertujuan untuk mensosialisasikan Program JKN kepada masyarakat.

“Selain program kader JKN, BPJS Kesehatan juga punya Mobil Costumer Service yang setiap minggu akan beroperasi di lapangan,” tukasnya.

Patri Wicaksono mengaku saat ini BPJS Kesehatan Cabang Utama Makassar yang melingkupi wilayah Makassar, Pangkep, Takalar, Gowa dan Maros sudah mencapai target peserta yakni sekitar 81 persen dari 2,4 juta pendudukan dikelima wilayah tersebut.

“Saya optimis, tahun depan kita bisa mencapai angka 100 persen,” tutupnya.